Kontroversi Blade Job Yang Sampai Saat Ini Diperlukan atau Tidak?

Kontroversi Blade Job Yang Sampai Saat Ini Diperlukan atau Tidak?



Pernah nonton film The Wrestler yang dibintangi oleh Mickey Rourke? Film garapan sutradara Darren Aronofsky ini bercerita tentang wrestler tua bernama Randy "The Ram" Robinson yang harus bertahan hidup di masa tuanya. Film ini menuai banyak pujian karena akting briliant dari Mickey Rourke dan jangan lupa juga Mickey Rourke sempat muncul di Event WrestleMania 25 untuk mempromosikan film ini. Kalau sudah ada yang pernah nonton film ini pasti inget adegan ketika Randy menyilet keningnya menggunakan silet yang disembunyikan di wrist tape?

Dalam pro wrestling, menyilet atau membuka luka dikenal dengan istilah 'Blade Job'. 'Blade Job' terkadang digunakan untuk menambah unsur 'real' dalam sebuah pertandingan atau bisa juga menjadi bagian dari storyline. Selain menyilet kening, penggunaan 'blood capsule' juga terkadang dipakai.

Terbaru, masih ingat di salah satu episode RAW ketika Triple H membentur-benturkan muka Reigns ke meja komentator yang menyebabkan Reigns mengalami patah hidung (script)? Di Episode tersebut, terlihat jelas ketika salah satu komentator RAW yaitu Byron Saxton memberikan semacam kapsul ke Reigns (kapsul berisi darah yang kalau ditekan akan mengeluarkan cairan bewarna merah).

1. Mass Transit Incident:

Kejadian ini terjadi pada tanggal 23 November 1996 dan dikenal khalayak luas dengan nama 'Mass Transit Incident'. Insiden ini bermula ketika ECW sedang mengadakan House Show (mirip dengan WWE Live Event). Salah satu Match yang sudah dibooking adalah Match D-Von Dudley & Axl Rotten vs New Jack & Mustapha Saed a.k.a The Gangstas. Tetapi tanpa alasan yang jelas Axl Rotten membatalkan kemunculannya di Event tersebut padahal Event sudah dimulai. Di backstage salah seorang wrestler muda bernama Eric Kulas a.k.a Mass Transit membujuk Paul Heyman (Owner ECW) agar dirinya bisa menggantikan posisi Axl Rotten.

Mass Transit mempromosikan dirinya sebagai trained pro-wrestler yang dilatih oleh Killer Kowalski untuk menyakinkan Paul Heyman. Mass Transit bahkan berbohong kepada Heyman dan mengatakan usianya sudah 23 tahun (padahal aslinya 17 tahun). Di backstage Mass Transit kemudian meminta kepada New Jack yang akan menjadi lawannya untuk blading ke dia karena dia belom pernah merasakan blading. New Jack menyetujuinya hingga akhirnya di tengah Match New Jack blading ke Mass Transit.

Sialnya, saat hendak blading New Jack malah melukai 2 arteri Mass Transit yang menyebabkan darah Mass Transit muncrat tidak terkendali. Buat yang belum tahu, arteri adalah pembuluh darah berotot yang membawa darah dari jantung. Bukannya berhenti, New Jack terus melanjutkan Match padahal darah yang mengocor dari Mass Transit belum juga berhenti.

Ayah dari Mass Transit tiba-tiba berteriak meminta pertandingan diakhiri dan berbicara keras "Ring the fucking bell. He's 17!" Mass Transit kemudian dibawa keluar dan New Jack kemudian mengambil Mic dan membalas dengan kasar "I don't care if the motherfucker dies! He's white. I don't like white people, I don't like people from Boston. I'm the wrong nigger to fuck with".

Kejadian ini kemudian dikenal dengan nama 'Mass Transit Incident'. Insiden ini kelak akan berdampak panjang termasuk adanya tuntutan hukum dari pihak keluarga Mass Transit kepada New Jack. Kalian bisa cek video kejadiannya disini: https://www.youtube.com/watch?v=siu_0LjuUcA

2. Eddie Guerrero Incident

Kejadian ini terjadi saat PPV Judgment Day 2004 yang saat itu diadakan di Staples Center in Los Angeles, California pada tanggal 16 Mei 2004. Eddie Guerrero dijawalkan melawan John Brandshaw Layfield (JBL). Feud keduanya memang sangat panas apalagi JBL dalam beberapa promonya banyak menyinggung soal orang Mexico yang bermukim di Amerika (FYI, Eddie Guerreo keturunan Mexico).

Bahkan kabarnya JBL harus dikawal oleh Bodyguard ketika WWE sedang mengadakan Live Event di Mexico karena JBL mendapat ancaman dari Gangster Mexico karena mereka tersinggung dengan promo JBL yang menjelek-jelekkan orang Mexico. Feud ini hanya terjadi di atas ring saja karena di luar ring JBL dan Eddie Guerrero adalah sahabat dekat bahkan gimmick 'JBL' seorang jutawan arogan berasal dari Eddie Guerrero yang kemudian disetujui oleh Vince McMahon dan Bradshaw.

Saat Match, semuanya berjalan baik-baik saja dan di tengah Match Eddie melakukan 'blade job'. Tetapi bukannya 'Vena' yang diiris malah 'Arteri' yang teriris dan seperti yang tadi mimin bahas, darah di kening Eddie langsung muncrat dengan deras. Belum lagi JBL sempat menghantam kepala Eddie menggunakan chair sehingga makin memperdalam luka Eddie.

Dengan muka bersimbah darah, Eddie masih melanjutkan pertandingan dan pertandingan tersebut dimenangkan oleh JBL by DQ. Saat di backstage setelah pertandingan, Eddie dilaporkan kehilangan darah dengan jumlah yang begitu besar yang menyebabkan dirinya mengalami shock. Selama 2 Minggu setelah kejadian itu, Eddie belum diijinkan untuk Match dan karena insiden tersebut PPV Judgment Day 2004 mendapat rating TV-MA. Cek videonya disini https://www.youtube.com/watch?v=YKv7S46AuJc .


Penggunaan blade job sudah semakin dilarang digunakan di WWE sejak WWE beralih ke rating PG. Tetapi untuk beberapa Match, kita masih bisa melihat beberapa superstars blade job seperti di WM 31 (saat Match Brock Lesnar Vs Roman Reigns). Apapun itu bentuknya, intinya tetap Don't try this at home

loading...
loading...
Kontroversi Blade Job Yang Sampai Saat Ini Diperlukan atau Tidak? Kontroversi Blade Job Yang Sampai Saat Ini Diperlukan atau Tidak? Reviewed by My Tim on 07.19 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.