Ulasan Anime Zankyou no Terror

Ulasan Anime Zankyou no Terror



Kenal Nodame Cantabile, Moyashimon, atau Toshokan Sensou? Bila Anda selama ini menikmati karya-karya berkualitas dari Noitamina, brand blok penayangan anime (kartun khas Jepang) Fuji TV, Zankyou no Terror (Terror in Resonance) mungkin bisa memuaskan selera penonton Noitamina yang umumnya sedikit anti mainstream. Menariknya, Zankyou no Terror digarap oleh Shinichiro Watanabe, sutradara yang dikenal karena kekhasannya dalam setiap seri yang ia garap.

Shinichiro Watanabe dikenal beberapa kali membuat seri anime yang berhasil menjadi populer di Barat seperti Sakamichi No Apollon, Samurai Champloo dan tentu saja yang paling dikenal, Cowboy Bepop. Kali ini ia membuat seri terbaru yang berjudul “Zankyou No Terror” atau dalam terjemahan bebas mempunyai arti “Gema dalam Teror”, dan digarap oleh studio MAPPA.

Studio MAPPA yang sebelumnya mengerjakan Apollon dan Teekyu ini diisi oleh orang-orang eks studio Madhouse karena mereka merasa kreativitasnya tidak lagi diakomodasi oleh Madhouse. Hal ini terlihat di mana studio ini dipimpin oleh Masao Maruyama, mantan Creative Director di Madhouse. Jadi seperti apa plot seri ini? 

 

Kartun ini menceritakan bagaimana Tokyo diserang oleh teroris yang munculnya tiba-tiba dan hanya menampakkan diri mereka dalam video yang diunggah di internet. Polisi pun sampai kewalahan dalam menenangkan orang-orang dan memecahkan petunjuk yang diberikan oleh si teroris yang selalu diunggah di internet sebelum kejadian teror dimulai. Sewaktu dunia mencari siapa yang melakukan kejadian teror yang terjadi muncullah dua orang anak yang membawa rencana besar bernama Nine dan Twelve, mereka bergabung dan mempunyai nama lain yaitu “Sphinx” yang mempunyai misi untuk menekan pelatuk terhadap dunia ini.

Berdurasi 11 episode x 24 menit, Zankyou no Terror bermain di ranah psychological, action dan thriller. Cerita yang diambil Watanabe memanfaatkan momentum banyaknya kasus terorisme pada saat ini. Selain itu, seri ini juga menyajikan kadar action mirip film Holywood sehingga plot seri ini tidak terkesan garing dan gampang ditebak.

Misalnya, dalam seri ini muncul teori konspirasi dan eksistensialisme yang dikemas apik dalam adegan laga dan semakin menguat terutama di bagian akhir seri ini. Teori eksistensialisme ini dimunculkan saat seri ini memasuki bagian akhirnya dan mampu membuat penonton takjub akan pesan yang ingin disampaikan oleh karakter utama seri ini. Pengaruh dari Akira juga sedikit terlihat dalam anime ini terutama teori given child yang menjadi salah satu topik utama di anime ini.

Pengembangan karakter di anime ini cukup baik dan konsisten sampai akhir, walau ada satu karakter yang dirasa menyebalkan namun perlu untuk untuk menguatkan intrik dan ketegangan yang terjadi dalam seri ini. Karakter utama di seri ini, Nine dan Twelve, berlaku bagai Yin dan Yang, di mana Nine memiliki pembawaan yang dingin dan tegas, sedangkan Twelve memiliki pembawaan yang santai dan mampu mencairkan suasana yang tegang sehingga cerita pun berjalan begitu emosional ketika ada satu karakter yang hilang.

 

Dari segi animasi, staf MAPPA mampu menggambarkan apa yang terjadi dalam seri ini dengan baik. Adegan laga dianimasikan dengan gambar yang tajam. Penggambaran karakter di seri ini mampu mengakomodasi seluruh demografi penonton, khususnya kaum hawa yang melihat ketampanan di balik sikap dingin Nine dan sikap asyik yang dimiliki Twelve. Musik yang diaransemen oleh Yoko Kanno (Macross Frontier, Aquarion EVOL) mampu menambah suasana gelap di anime ini dengan buaian musik downtempo, trip hop classical bahkan sampai ke indie pop sekalipun.

Secara keseluruhan, Zankyou no Terror mampu membawa penonton melihat perspektif lain dari terorisme, kata yang sering diasosiasikan dengan ketakutan. Seri ini mampu menggabungkan cerita yang dalam dengan action yang menengangkan dan seru tanpa terkesan berat atau susah dipahami.

Dengan genre yang memang jarang diangkat dan kepiawaian Shinichiro Watanabe mengemas cerita berkualitas dan aksi yang memukau, seri ini cocok bagi Anda yang mengejar plot dan mungkin salah satu seri terbaik dari banyaknya kartun yang baru saja berakhir pada musim panas 2014 lalu.

Data Anime Zankyou no Terror

Alternate Title: Terror in Resonance
Episodes: 11
Status: Finished Airing
Aired: Jul 11, 2014 to Sep 26, 2014
Producers: Aniplex, Dentsu, FUNimation EntertainmentL, Fuji TV, MAPPA, Tohokushinsha Film Corporation
Genres: Psychological, Thriller

loading...
Ulasan Anime Zankyou no Terror Ulasan Anime Zankyou no Terror Reviewed by My Tim on 07.42 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.